Dorong Pemberdayaan UMKM Manggarai Timur, Senator Stevi Harman Serahkan Mesin Perajang Singkong

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dorong Pemberdayaan UMKM Manggarai Timur, Senator Stevi Harman Serahkan Mesin Perajang Singkong

Dorong Pemberdayaan UMKM Manggarai Timur, Senator Stevi Harman Serahkan Mesin Perajang Singkong

LABUAN BAJOINFO.COM – Di banyak desa di Manggarai Timur, singkong masih dianggap pangan sederhana; direbus atau digoreng sekadar untuk pengganjal perut. Potensinya sebagai komoditas ekonomi belum banyak dilirik atau dimanfaatkan secara serius.

Sementara kelompok-kelompok UMKM di desa, yang seharusnya menjadi lokomotif ekonomi lokal, masih berjalan di tempat. Minimnya fasilitas produksi, kurangnya pelatihan, dan terbatasnya akses pasar membuat mereka kesulitan berkembang.
Alhasil, potensi pangan lokal seperti singkong hanya berhenti di konsumsi rumah tangga. Inilah yang dialami oleh Kelompok UMKM Wulang Gerak di Desa Watu Mori dan Golo Kantar, Kabupaten Manggarai Timur.
Meski kedua desa ini kaya akan hasil tani seperti singkong, minimnya fasilitas pendukung dan bantuan teknis membuat potensi yang ada tidak tergarap maksimal. Singkong pun tetap kehilangan posisi tawar strategis di pasaran.
Menurut Anggota DPD RI Dapil NTT, dr. Stevi Harman, masalah ini tak boleh dibiarkan berlarut. Perlu ada kerja-kerja konkrit untuk mendukung UMKM lokal agar bisa bersaing di pasaran, salah satunya melalui pengadaan mesin perajang singkong.
Bagi dr. Stevi, alat perajang bisa membantu kelompok UMKM lokal. Mereka tak lagi harus memotong singkong secara manual. Produksi keripik pun bisa dilakukan lebih cepat, dalam jumlah lebih banyak, dan dengan kualitas yang lebih baik.
“Alat perajang singkong ini membantu kelompok UMKM mengolah komoditas lokal menjadi produk yang lebih bernilai dan mudah dipasarkan. Produksi keripik pun jadi lebih cepat, banyak, dan berkualitas,” kata dr. Stevi, Selasa (26/8/2025).
Putri politisi kawakan Dr. Benny K Harman itu juga menyebut UMKM Wulang Gerak bisa menjadi pilot project sebelum dikembangkan ke desa-desa lain.
Hal ini sekaligus menghidupkan kembali kesadaran kolektif bahwa potensi ekonomi lokal bisa diolah dari bawah, dari tangan-tangan perempuan desa, dengan dukungan yang memadai.
“Kita ingin dorong ibu-ibu UMKM mengolah hasil alam jadi produk lokal bernilai jual. Kalau berhasil, kita kembangkan di tempat lain,” tambahnya.
Di sisi lain, menurut dr. Stevi, pemberdayaan perempuan bukan sekadar soal urusan ekonomi, tetapi juga mesti dilihat dalam kerangka strategi pembangunan sosial berkelanjutan.
Ketika perempuan diberi ruang untuk berkarya, ekonomi keluarga ikut bergerak. Dan secara perlahan, perempuan akan mendapat tempat yang lebih besar dalam ranah publik.
“Pemberdayaan perempuan bukan hanya soal ekonomi, tapi soal keadilan dan kesempatan yang setara dalam membangun desa,” ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Basilius Teto, yang hadir saat penyerahan mesin perajang singkong, mengapresiasi upaya Senator Stevi Harman dalam memberdayakan kelompok UMKM.
Politisi Demokrat itu meminta agar masyarakat di dua desa penerima bantuan memanfaatkan alat tersebut sebaik mungkin untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
“Saya secara pribadi dan mewakili masyarakat, menyampaikan terima kasih atas perhatian luar biasa dari Ibu Dokter. Harapannya, kelompok UMKM benar-benar memanfaatkan bantuan ini dengan baik dalam rangka peningkatan ekonomi,” ungkap Basilius.
Sementara itu, Kepala Desa Watu Mori, Marianus Pantur, yang juga hadir dalam penyerahan bantuan di desanya, menyampaikan apresiasi kepada senator Stevi Harman.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan dukungan berharga bagi pengembangan produk ekonomi lokal yang bersumber dari potensi alam desa.
Desa Watu Mori sendiri, kata dia, memiliki hasil alam yang melimpah, seperti ubi kayu, namun belum dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi.
“Kami punya hasil ubi kayu banyak. Sayangnya tidak pernah diolah secara khusus untuk menghasilkan uang. Makanya dengan bantuan mesin pengiris singkong ini, setidaknya singkong panenan masyarakat bisa diolah menjadi kripik dan dijual dengan nilai harga yang lebih tinggi,” ujar Marianus.

Berita Terkait

Hak Jawab Pater Marsel Agot Terbit, Ini Klarifikasi atas Pemberitaan Labuan Bajo Info
Menghayati Prapaska Sebagai Masa Pertobatan, Ini yang Dilakukan OMK Paroki Sok Rutung
Empat Nama Pastor Serikat SVD  Muncul Dalam Sebuah Dokumen Kepemilikan Tanah di Batu Gosok Labuan Bajo
Polres Manggarai Barat Perketat Pengamanan Ibadah Rabu Abu di Sejumlah Gereja 
Siasat Provinsial SVD Ruteng Dalam Menyikapi Kasus Pater Marsel Agot Dengan Menggelar Rapat Tertutup
BKH: Jurnalis Jangan Takut Karena Dijamin Konstitusi
Merasa Dikriminalisasi Ole Pater Marsel Agot, Umat Katolik di Labuan Bajo Kirim Surat Terbuka Kepada Uskup Agung Hingga Sri Paus
Aliansi Jurnalis Manggarai Barat Sikapi Surat Rapat Forkopimda yang Dinilai Menabrak Aturan Dewan Pers

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:12 WITA

Hak Jawab Pater Marsel Agot Terbit, Ini Klarifikasi atas Pemberitaan Labuan Bajo Info

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:37 WITA

Menghayati Prapaska Sebagai Masa Pertobatan, Ini yang Dilakukan OMK Paroki Sok Rutung

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:47 WITA

Empat Nama Pastor Serikat SVD  Muncul Dalam Sebuah Dokumen Kepemilikan Tanah di Batu Gosok Labuan Bajo

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:02 WITA

Polres Manggarai Barat Perketat Pengamanan Ibadah Rabu Abu di Sejumlah Gereja 

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:48 WITA

Siasat Provinsial SVD Ruteng Dalam Menyikapi Kasus Pater Marsel Agot Dengan Menggelar Rapat Tertutup

Berita Terbaru

OPINI

Bagian II: Menyiapkan Mediator sebagai Jalan Tengah

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:50 WITA

OPINI

ULTIMUM REMEDIUM

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:25 WITA