Opini Oleh: Dr. Kanisius Jehabut
Purnawirawan Polri
Labuanbajoinfo.com – Tanggal 1 Juli setiap tahun adalah hari istimewa bagi keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia. Hari Bhayangkara bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momen refleksi atas peran dan jati diri Polri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai seorang purnawirawan, saya menulis bukan untuk menggurui, tetapi untuk berbagi suara hati dari seseorang yang pernah bersumpah setia pada Tribrata.
Saya menyaksikan sendiri bagaimana wajah kepolisian telah berubah dari masa ke masa. Dulu, kami berjalan kaki menyusuri kampung-kampung, menginap di rumah warga, dan hadir bukan hanya untuk menindak, tapi juga untuk mendengar. Kami dihormati bukan karena pangkat atau senjata, melainkan karena kedekatan dan kepercayaan masyarakat.
Kini, tantangan lebih kompleks. Kejahatan siber, konflik agraria, kejahatan transnasional, hingga penyalahgunaan kewenangan di internal sendiri menjadi sorotan. Di tengah derasnya kritik, saya justru melihat ini sebagai panggilan: untuk kembali kepada nilai dasar kepolisian yang humanis, merakyat, dan berintegritas.
Polisi adalah wajah negara yang paling dekat dengan rakyat. Ketika hukum dipertanyakan, maka perilaku polisi-lah yang pertama kali menjadi cermin. Oleh karena itu, menjadi Bhayangkara hari ini bukan sekadar profesi, melainkan panggilan moral: untuk melayani, melindungi, dan menegakkan hukum secara adil, bahkan ketika itu berarti berbeda arah dengan kekuasaan.
Saya percaya bahwa regenerasi di tubuh Polri membawa harapan. Banyak anak muda dengan semangat baru dan kapasitas tinggi yang masuk dalam barisan Bhayangkara. Kepada mereka, saya titipkan pesan: Jadilah polisi yang berani berkata benar, sekalipun sunyi. Jangan jadikan kekuasaan sebagai tameng untuk mengabaikan nurani.
Bangun kembali kepercayaan masyarakat, bukan dengan pencitraan, tapi dengan keteladanan. Jangan takut dikritik, karena kritik adalah vitamin bagi reformasi. Jangan puas hanya menjadi penegak hukum, tapi jadilah pelindung yang dicintai rakyat.
Di usia ke-79 ini, saya ingin mengucapkan: Selamat Hari Bhayangkara. Teruslah jaga marwah institusi ini dengan kesetiaan pada Tribrata, pengabdian pada rakyat, dan keberanian untuk berubah menjadi lebih baik.
Penulis adalah Purnawirawan Polri. Pernah bertugas di Timika – Papua

