Saat Miliarder Bertani, Politik Anggaran Daerah Harus Berpihak

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KET.FOTO: Anggota DPRD Mabar, DR. Kanisius Jehabut

KET.FOTO: Anggota DPRD Mabar, DR. Kanisius Jehabut

Opini Oleh: Kanisius Jehabut
LABUANBAJOINFO.COM – Di tengah ketidakpastian global akibat perubahan iklim, konflik geopolitik, dan krisis pangan, justru muncul fenomena yang mengejutkan sekaligus memberi arah: para miliarder dunia kini ramai-ramai berinvestasi di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Dari Jack Ma (Alibaba), Mark Zuckerberg (Meta), Bill Gates, Warren Buffet hingga Jeff Bezos, semuanya sedang kembali ke ladang sebagai sumber kekuatan masa depan.
Jack Ma, pendiri Alibaba yang dikenal sebagai raksasa teknologi, kini menaruh investasi besar pada 1.8 Meters Marine Technology, perusahaan agritech dan perikanan senilai Rp232 miliar di Hangzhou, China. Ia bahkan mengunjungi Wageningen University di Belanda untuk belajar langsung dari pusat riset pertanian berkelanjutan terbaik dunia.
Mark Zuckerberg bersama istrinya, Priscilla Chan, juga tak ketinggalan. Mereka memiliki 1.500 hektar lahan pertanian organik yang digarap dengan teknologi mutakhir berbasis data dan sistem produksi presisi.  Mereka tak hanya mengejar keuntungan. Mereka sedang mengamankan masa depan dunia.
Pesan Global untuk Politik Anggaran Lokal
Apa relevansinya bagi kita di Kabupaten Manggarai Barat? Jawabannya jelas politik anggaran kita harus berpihak pada ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat. Dalam Pandangan Umum Fraksi Gerindra DPRD Manggarai Barat terhadap Rancangan Perubahan APBD 2025, kami menegaskan bahwa :
“Belanja daerah harus diarahkan untuk mendukung program prioritas nasional, terutama penguatan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas pendidikan, serta percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).”
Fraksi Gerindra juga menekankan bahwa: Belanja sektor pertanian, peternakan, dan perikanan harus diperkuat, bukan dikorbankan oleh membengkaknya belanja birokrasi; Pemerintah daerah harus membangun sistem pembinaan, irigasi, infrastruktur pasca-panen, dan ekosistem kemitraan untuk petani dan nelayan lokal; Ketahanan pangan bukan hanya program, tapi strategi bertahan hidup jangka panjang.
Jika para konglomerat global menganggap agribisnis sebagai “emas hijau” baru, maka Manggarai Barat semestinya tidak lagi menganggap sektor pangan sebagai pelengkap dalam anggaran. Kita butuh reformasi cara pandang: pangan adalah kekuatan strategis daerah.
Presiden Prabowo Subianto juga menempatkan ketahanan pangan dan MBG sebagai prioritas nasional. Fraksi Gerindra menilai sudah saatnya kita menyelaraskan kebijakan daerah dengan visi besar negara ini.
Jangan sampai rakyat Manggarai Barat hanya menjadi penonton, ketika perubahan dunia sedang bertumbuh dari akar yang mereka miliki: tanah, laut, dan keringat petani.
Ketika Jack Ma bertani, Zuckerberg menanam kunyit, dan Bill Gates membeli lahan jagung, mereka sedang membangun masa depan. Di sisi lain, kita punya ladang, laut, dan rakyat yang rela bekerja. Maka dosa besar bagi kita jika politik anggaran tidak berpihak kepada mereka.
Fraksi Gerindra meyakini masa depan Manggarai Barat ada di tangan rakyatnya sendiri, bila diberi ruang, diberi anggaran, dan diberi kepercayaan. Mari menanam harapan di ladang-ladang kita, bukan hanya di ruang-ruang sidang.

Berita Terkait

Mafia Tanah Tanah & Premanisme Mengancam Keamanan Negara di sektor Pariwisata Labuan Bajo
Pentingnya Integrasi Mata Kuliah Mediasi Dalam Kurikulum Pendidikan Polri – Sumbangan Pemikiran Untuk Reformasi Polri
Menjadi Bhayangkara Yang Dicintai Bukan Ditakuti

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:28 WITA

Mafia Tanah Tanah & Premanisme Mengancam Keamanan Negara di sektor Pariwisata Labuan Bajo

Kamis, 25 September 2025 - 17:39 WITA

Pentingnya Integrasi Mata Kuliah Mediasi Dalam Kurikulum Pendidikan Polri – Sumbangan Pemikiran Untuk Reformasi Polri

Sabtu, 12 Juli 2025 - 12:06 WITA

Saat Miliarder Bertani, Politik Anggaran Daerah Harus Berpihak

Rabu, 2 Juli 2025 - 11:57 WITA

Menjadi Bhayangkara Yang Dicintai Bukan Ditakuti

Berita Terbaru